Satgas PRR Mempercepat Pembangunan Hunian Tetap di Padangsidimpuan
IDENESIA.CO – Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) mempercepat pemulihan permanen untuk warga terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara. Langkah nyata ini bermula lewat peletakan batu pertama pembangunan hunian tetap di Kelurahan Pijorkoling, Kota Padangsidimpuan, pada Selasa (14/7/2026). Proyek ini bertujuan menyediakan kawasan permukiman yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi para penyintas bencana.
Wakil Ketua I Satgas PRR yang menjabat Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, memimpin langsung prosesi peletakan batu pertama tersebut. Pemerintah Kota Padangsidimpuan menyambut kehadiran Richard melalui prosesi adat Angkola, seperti penyematan kain ulos dan tarian tor-tor. Penyambutan adat ini menjadi simbol penghormatan sekaligus semangat kebersamaan dalam membangun kembali kehidupan masyarakat pascabencana.
Target Awal Pembangunan Hunian Tetap Selesai Desember 2026
Pihak pengelola menargetkan penyelesaian 200 unit rumah pada tahap awal pembangunan hunian tetap hingga Desember 2026. Area pembangunan ini menempati lahan seluas 27 hektare milik PTPN IV yang berguna untuk relokasi masyarakat secara berkelanjutan.
Richard menjelaskan bahwa rencana induk rehabilitasi mendesain kawasan ini sebagai lingkungan yang nyaman, bukan sekadar tempat tinggal biasa. Dari total lahan yang tersedia, pengembang mengalokasikan 15 hektare untuk perumahan, 7,5 hektare untuk fasilitas umum serta jalan, dan 4,5 hektare untuk ruang terbuka hijau.
“Satgas PRR aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah dari tingkat provinsi hingga kota. Melalui dukungan penuh Presiden Republik Indonesia, Satgas PRR terus mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi ini agar warga terdampak bisa segera menempati rumah yang layak,” ujar Richard melalui keterangan tertulis.
Melalui kerja sama lintas sektor yang erat, Satgas PRR mengawal setiap tahapan proyek secara selaras. Proses pengawasan ini meliputi penyediaan lahan, konstruksi fisik rumah, hingga penyediaan infrastruktur pendukung. Upaya tersebut memastikan pemulihan bencana berjalan cepat, berkualitas, dan berorientasi jangka panjang.
Menyediakan Rumah Layak untuk Seribu Kepala Keluarga
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kota Padangsidimpuan, Abdul Rahman Nasution, menerangkan bahwa kawasan relokasi ini dapat menampung hingga 1.133 kepala keluarga. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) akan melaksanakan pembangunan secara bertahap sampai memenuhi semua kebutuhan hunian warga.
“Kami merancang kawasan ini secara matang untuk membangun 1.133 unit rumah bagi 1.133 kepala keluarga yang terdampak bencana banjir di Kota Padangsidimpuan,” ungkap Abdul Rahman.
Dalam kegiatan ini, sejumlah pejabat kementerian turut mendampingi Richard selama acara peletakan batu pertama. Mereka adalah Deputi IV Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, serta Direktur Bina Teknik Perumahan Kementerian PKP Syamsiar Nurhayadi. Hadir pula Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PU Gatot Sukmara dan Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos Maryani Mansur.
Beberapa perwakilan Posko Nasional Satgas PRR juga menghadiri acara tersebut. Di antaranya adalah Marsda TNI M. Nurdin, Marsma TNI Ridha Hermawan, Brigjen TNI Andre Julian, Brigjen TNI Fadjar Cahyono, Kolonel Inf Tamimi Hendra Kesuma, dan Kolonel Inf Riski Marlon. Semua pihak bersinergi demi kelancaran pembangunan hunian tetap bagi warga Padangsidimpuan.
(Redaksi)
