Advertorial

Komisi IV DPRD Samarinda Minta Digitalisasi Pendidikan Tidak Tinggalkan Sekolah Pinggiran

POLITIKAL.ID – Komisi IV DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota Samarinda tidak terburu-buru memperluas program digitalisasi pendidikan tanpa memastikan kesiapan infrastruktur internet di seluruh wilayah.

DPRD menilai pemerataan akses jaringan menjadi faktor penting agar seluruh sekolah dapat mengikuti transformasi pendidikan secara merata.

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Anhar, mengatakan masih ada sejumlah kawasan di Samarinda yang mengalami keterbatasan akses internet. Kondisi tersebut dinilai perlu menjadi perhatian sebelum pemerintah menerapkan pembelajaran digital secara luas.

“Digitalisasi pendidikan memang menjadi kebutuhan saat ini. Tetapi pemerintah juga harus memastikan semua sekolah memiliki akses internet yang memadai,” ujarnya, Senin (25/5/2026).

Beberapa Kawasan Samarinda Masih Terkendala Internet

Anhar menyebut beberapa wilayah yang masih menghadapi persoalan jaringan internet, di antaranya Balai Buaya di Kelurahan Bukuan, Loa Kumbar di Kelurahan Loa Buah, serta Tanah Merah di Samarinda Utara.

Menurutnya, keterbatasan jaringan internet dapat memengaruhi efektivitas pembelajaran berbasis teknologi. Ia tidak ingin sekolah di wilayah pinggiran tertinggal dibanding sekolah yang berada di pusat kota.

“Pemerintah jangan hanya fokus pada modernisasi sistem pendidikan. Kesiapan fasilitas dasar juga harus menjadi perhatian,” katanya.

DPRD Dorong Penyusunan Blueprint Digitalisasi Pendidikan

Selain pemerataan jaringan internet, Komisi IV DPRD Samarinda juga meminta pemerintah menyusun blueprint atau peta jalan digitalisasi pendidikan yang lebih jelas. DPRD menilai program tersebut perlu memiliki target dan indikator evaluasi yang terukur.

Anhar menegaskan roadmap yang jelas akan membantu pemerintah menjalankan program secara efektif dan tepat sasaran.

“Program digitalisasi harus berjalan dengan arah yang jelas. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan seluruh sekolah,” ucapnya.

Penggunaan Anggaran Perlu Pengawasan

DPRD Samarinda turut menyoroti penggunaan anggaran dalam program digitalisasi pendidikan. Pengawasan dinilai penting agar anggaran benar-benar mendukung pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah kota.

Anhar berharap pemerintah lebih memprioritaskan pembangunan akses internet di daerah pinggiran sebelum memperluas sistem pembelajaran digital.

“Kami ingin semua sekolah mendapatkan kesempatan yang sama dalam pengembangan pendidikan berbasis teknologi,” pungkasnya.

(Adv)
Show More

Related Articles

Back to top button