Daerah

Andi Harun Ajak Pelajar Samarinda Fokus Belajar, Sebut Era AI Menuntut Pemahaman Bukan Sekadar Hafalan

POLITIKAL.ID – Wali Kota Samarinda Andi Harun mengajak para pelajar di Kota Tepian untuk menjadikan tahun ajaran baru sebagai momentum meningkatkan kualitas belajar. Menurutnya, perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan robotika, menuntut sistem pendidikan yang tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan pemahaman yang mendalam.

Pesan tersebut disampaikan Andi Harun usai menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 di halaman Balai Kota Samarinda, Minggu (12/7/2026) dini hari. Saat itu, ia didampingi Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda.

Andi Harun Tegaskan Pendidikan Jadi Prioritas Pembangunan Samarinda

Andi mengatakan, sektor pendidikan akan menjadi salah satu fokus utama pembangunan Kota Samarinda pada tahun ini maupun tahun-tahun mendatang. Menurutnya, perubahan dunia yang berlangsung sangat cepat harus direspons dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Di Kota Samarinda, tahun ini dan tahun-tahun ke depan kita akan berusaha melakukan penguatan di bidang pendidikan. Karena kita belajar dari perkembangan dinamika peradaban, khususnya di sektor pendidikan,” ujarnya.

Perkembangan AI dan Robotika Ubah Arah Dunia Pendidikan

Ia mencontohkan perubahan yang terjadi di Tiongkok, di mana ribuan program studi di perguruan tinggi dihapus karena disesuaikan dengan perkembangan teknologi, terutama AI dan humanoid robotics.

“Kita mendapatkan berita bahwa di Tiongkok sekitar 12.200 program studi di perguruan tinggi dihapus. Itu karena mereka melihat perkembangan artificial intelligence dan humanoid robotics yang sangat pesat,” katanya.

Menurut Andi, kondisi tersebut menjadi pelajaran bahwa dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Pola pembelajaran ke depan, kata dia, tidak cukup hanya menekankan kemampuan menghafal materi pelajaran.

Andi Harun Dorong Sistem Belajar Berbasis Pemahaman dan Kompetensi

Ia menilai sekolah perlu mendorong peserta didik memahami konsep, melatih kemampuan berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mengembangkan bakat yang dimiliki sejak dini.

“Ke depan kita tidak boleh lagi fokus pada hafalan, tetapi bagaimana siswa benar-benar memahami pelajaran. Dari situ kita bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas, memiliki kemampuan akademik yang baik, dan tingkat pemahaman yang tinggi terhadap mata pelajaran,” jelasnya.

Orang nomor satu di Samarinda itu berharap para siswa dapat mulai menemukan bidang yang diminati sejak di bangku sekolah menengah. Dengan demikian, ketika melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, mereka sudah memiliki arah yang jelas untuk memperdalam kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja.

“Kalau sejak pendidikan menengah mereka sudah diarahkan sesuai bakatnya, nanti ketika masuk perguruan tinggi tinggal mempertajam kompetensinya. Jadi bukan sekadar menghafal, tetapi benar-benar menguasai bidang tertentu agar mampu menjawab tantangan dunia kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya.

Andi Harun Ingatkan Pelajar Tetap Fokus Sambut Tahun Ajaran Baru 2026

Menjelang dimulainya tahun ajaran baru, Andi Harun juga mengingatkan para pelajar agar tetap mengutamakan pendidikan meskipun sedang menikmati kemeriahan Piala Dunia 2026.

Ia memahami antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola terbesar di dunia tersebut. Namun, menurutnya, siswa tetap harus mampu mengatur waktu agar tidak mengganggu proses belajar ketika sekolah kembali dimulai.

“Bagi para siswa yang akan memasuki tahun ajaran baru, fokuslah pada pendidikan. Kalau memang hobi sepak bola, lebih baik menonton siaran ulang pertandingan. Dengan begitu tetap bisa menikmati Piala Dunia tanpa mengganggu kesiapan menghadapi sekolah,” tutup Andi Harun.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button