Daerah

Kutai Lama Susun RKP Desa 2027, H. Rizal Prioritaskan Infrastruktur Hingga Pendidikan

POLITIKAL.ID –  Pemerintah Desa Kutai Lama, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, menaruh perhatian pada akses jalan, pendidikan, kesehatan dan kebersihan lingkungan dalam rencana pembangunan 2027.

Salah satu usulan yang mendapat perhatian yakni pengaspalan jalan di Dusun 2 dengan panjang sekitar dua kilometer. Pemerintah desa akan menyesuaikan pelaksanaan program dengan kebutuhan masyarakat dan kemampuan anggaran.

Kepala Desa Kutai Lama, Dr. H. Sony Rizaldi atau H. Rizal, mengatakan pembangunan jalan menjadi bagian dari upaya pemerintah desa menghadirkan konsep “Kutai Lama Wajah Baru”.

Ia menjelaskan, konsep tersebut tidak hanya mengutamakan pembangunan infrastruktur. Pemerintah desa juga ingin meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), kesehatan dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

“Kita ingin Kutai Lama punya wajah baru. Pendidikan diperkuat, infrastruktur dibenahi, lingkungan dijaga, kesehatan diperhatikan. Ini yang ingin kita bangun bersama masyarakat,” ujar H. Rizal.

H. Rizal menyampaikan rencana tersebut dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Kutai Lama. Forum itu menjadi bagian dari penyusunan RKP Desa 2027 dan DU-RKP Desa 2028.

Pemerintah kecamatan, BPD, Bhabinkamtibmas, Babinsa, TP PKK, lembaga desa, perusahaan di wilayah Kutai Lama, kepala sekolah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama dan warga ikut menyampaikan masukan dalam forum tersebut.

Menurut H. Rizal, Musrenbangdes membantu pemerintah desa menentukan program berdasarkan kebutuhan masyarakat.

“Yang menjadi prioritas tentu program yang memang dibutuhkan masyarakat. Kita akan melihat urgensinya, kemudian menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” katanya.

Perbaiki Fasilitas Pendidikan

Selain akses jalan, H. Rizal menempatkan pendidikan sebagai salah satu fokus pembangunan desa.

Pemerintah Desa Kutai Lama akan mendorong peningkatan fasilitas SD dan SMP. Pemerintah desa juga melihat kebutuhan rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah.

H. Rizal menilai fasilitas sekolah yang layak dapat membantu siswa mengikuti kegiatan belajar dengan lebih baik. Ia juga ingin pembangunan pendidikan berjalan seiring dengan peningkatan kualitas generasi muda Kutai Lama.

Bank Sampah Masuk Rencana Desa

Pemerintah Desa Kutai Lama juga ingin memperkuat pengelolaan sampah di tingkat lingkungan.

H. Rizal mendorong setiap RT mengembangkan bank sampah. Ia berharap masyarakat ikut mengambil peran dalam mengurangi dan mengelola sampah dari lingkungan tempat tinggal.

“Kami ingin bank sampah tidak hanya menjadi program pemerintah desa, tetapi bisa berjalan di seluruh RT dengan keterlibatan masyarakat. Ini bagian dari upaya kita membangun Kutai Lama yang lebih bersih dan tertata,” ungkapnya.

Menurut H. Rizal, bank sampah dapat mendorong perubahan kebiasaan warga. Masyarakat dapat memilah sampah dan mengelolanya sejak dari rumah maupun lingkungan RT.

Program tersebut juga dapat membantu menciptakan kawasan permukiman yang lebih bersih dan rapi.

Kesehatan Tetap Mendapat Perhatian

H. Rizal juga memasukkan kesehatan masyarakat dalam agenda pembangunan Kutai Lama.

Ia mengatakan pembangunan desa tidak cukup hanya dengan memperbaiki jalan atau membangun fasilitas fisik. Pemerintah desa juga perlu memperhatikan kesehatan, pendidikan dan kondisi lingkungan.

Karena itu, H. Rizal mengajak seluruh unsur masyarakat ikut menjalankan program pembangunan. Ia berharap masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut menjaga hasil pembangunan.

Berharap Anggaran Desa Tidak Berkurang

Di sisi lain, H. Rizal menyoroti kebijakan pengurangan transfer ke daerah yang dapat memengaruhi kemampuan anggaran desa.

Ia berharap pemerintah tetap menjaga dukungan anggaran desa agar program yang menjadi kebutuhan masyarakat dapat berjalan.

“Kami berharap jangan sampai anggaran desa ikut berkurang karena transfer ke daerah dikurangi. Karena program yang sudah kita susun ini semuanya kembali untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Menurutnya, pemerintah desa membutuhkan ruang fiskal yang cukup untuk menjalankan berbagai program prioritas.

“Harapan kami anggaran desa tetap bisa dipertahankan, sehingga program-program yang menjadi kebutuhan masyarakat tidak terganggu dan pembangunan bisa terus berjalan,” ujarnya.

H. Rizal menegaskan pemerintah desa akan terus mengarahkan pembangunan pada kebutuhan masyarakat. Ia ingin konsep “Kutai Lama Wajah Baru” menghasilkan perubahan yang terlihat dalam kehidupan warga, mulai dari akses jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan hingga lingkungan.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink เว็บสล็อตสมัครบาคาร่าเว็บสล็อตcasino real moneyz-libraryThe Pokies reviewmaxwinWinnitaHitbet bonusเว็บสล็อตpusulabet güncel girişCasino Sitelericasino sitelericasibomsweet bonanzagüvenilir bahis siteleribetpipocasibomjojobetjojobetjojobetRoyal ReelsBetpipoVipparkazino888marsbahisGalabetjojobetcasibomcasibomjojobetjojobetnakitbahisbetparkcasinomilyonjojobetholiganbet