Pemerintah

NTT Jadi Pemasok Sapi Kurban Terbesar Jelang Iduladha 2026

POLITIKAL.ID – Provinsi Nusa Tenggara Timur menjadi daerah pemasok sapi kurban terbesar di Indonesia menjelang Iduladha 2026. Tingginya kebutuhan hewan kurban membuat distribusi sapi antarwilayah meningkat tajam dalam beberapa bulan terakhir.

Kepala Badan Karantina Indonesia, Abdul Kadir Karding, mengatakan NTT terus mendominasi pengiriman sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk ke wilayah DKI Jakarta.

“Kalau asal paling banyak rata-rata NTT. NTT penyumbang terbesar-lah kira-kira,” ujar Abdul Kadir Karding belum lama ini.

Pengiriman Sapi Kurban 2026 Tembus 198 Ribu Ekor

Barantin mencatat pengiriman sapi antar pulau sepanjang Januari hingga April 2026 mencapai 198.925 ekor.

Selain NTT, sejumlah daerah lain juga menjadi pemasok utama sapi kurban nasional. Daerah tersebut meliputi Lampung, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

“Tahun ini menurut pemantauan Best Trust, ada sekitar 198.925 ekor sapi, lalu untuk kambing ada sekitar 103.216 ekor,” jelas Karding.

Tak hanya sapi, NTT juga mendominasi distribusi kambing dan domba bersama Jawa Timur, Lampung, Jambi, dan Sumatera Selatan.

Secara nasional, pergerakan kambing dan domba meningkat hingga 77 persen atau mencapai 103.216 ekor.

Barantin Perketat Pengawasan Hewan Kurban

Sementara itu, arus masuk sapi lokal melalui Pelabuhan Tanjung Priok mencapai 2.837 ekor sejak Januari hingga 21 Mei 2026.

Barantin memperketat pengawasan karantina di berbagai pelabuhan karena tingginya mobilitas ternak dari daerah pemasok utama menuju Pulau Jawa.

Pengawasan tersebut berjalan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan, seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), antraks, dan brucellosis.

“Setiap armada pengangkut wajib melalui proses disinfeksi, sementara hewan kurban yang masuk harus lolos skrining kesehatan,” pungkasnya.

(Redaksi)
Show More

Related Articles

Back to top button