Nasional

Hambat Penanganan Corona, PSHK Kritik Langkah Pemerintah Terkait Prosedur PSBB

POLITIKAL,ID – Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK) mengkritik langkah pemerintah yang mencantumkan prosedur panjang dalam menetapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Direktur Advokasi dan Jaringan PSHK Fajri Nursyamsi menyatakan bahwa deretan prosedur malah akan memperlambat penanganan penyebaran Corona di Indonesia.

“Alih-alih mempercepat, justru peraturan tersebut malah menambah rentang birokrasi dan cenderung keluar dari mandat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Karantina Wilayah sehingga berpotensi semakin lambatnya penanganan COVID 19 oleh Pemerintah,” kata Fajri kepada CNNIndonesia.com, Minggu (5/4).

Fajri menjelaskan lamanya prosedur bisa diidentifikasi dalam Pasal 4 Peraturan Menteri Kesehatan nomor 9 tahun 2020 yang mewajibkan pemerintah daerah untuk mengajukan permohonan berdasarkan sejumlah data.

“Padahal, Pemerintah Pusat sudah melakukan penghimpunan dan pengolahan data-data tersebut pada setiap wilayah di Indonesia berdasarkan laporan setiap laboratorium tes COVID 19 yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Bahkan setiap hari Pemerintah mengumumkan data tersebut ke publik melalui juru bicaranya,” ujar dia.

“Artinya, seharusnya Kementerian Kesehatan sudah memiliki data mengenai daerah mana saja yang sudah mendesak untuk menyelenggarakan PSBB atau bahkan sudah harus melakukan karantina wilayah,” lanjut dia.

Karena itu, PSHK, kata Fajri, mengusulkan agar Menkes merevisi Permenkes nomor 9 tahun 2020 dengan memangkas birokrasi dalam penetapan PSBB. Pihaknya meminta usulan pemerintah daerah untuk penetapan PSBB lebih sederhana dengan menjadikan data jumlah dan persebaran kasus COVID 19 diambil dari data nasional.

“Kedua, presiden untuk melakukan restrukturisasi dalam Gugus Tugas dengan menempatkan Presiden/Wakil Presiden atau Menteri Kesehatan sebagai Ketua Gugus Tugas demi efektivitas dan akuntabilitas kerja Gugus Tugas dalam pengambilan kebijakan,” ungkap dia.

Terakhir ia meminta DPR fokus untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan percepatan penanganan COVID 19. Pihaknya juga mendesak Pemerintah segera mengajukan usul revisi APBN 2020, untuk direalokasikan kepada penanganan COVID 19.

“Sekaligus segera membahas Perpu Nomor 1 Tahun 2020, dan mendesak Pemerintah untuk segera mengajukan usulan revisi terhadap APBN untuk mengalihkannya kepada penanganan COVID 19,” tutup dia. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “PSHK: Prosedur PSBB Berpotensi Hambat Penanganan Corona

Show More

Related Articles

Back to top button
hacklink hack forum hacklink film izle hacklink Royal reelsstake girişgüvenilir bahis siteleriz libraryVipparkPadişahbetnon gamstop casinosgambling not on gamstopgambling not on gamstopcasinos not on gamstoponline casinosonline casinosbetparkbetparknon gamstop casinosnon gamstop casinoscasino sitesเว็บสล็อตเว็บสล็อตเว็บสล็อตnon gamestoponline casinosnot on gamstopnon gamestoponline casino Deutschlandpayid online casinoonline casinoscasinos not on gamstopcasinos not on gamstopneue wettanbieter ohne oasiswettanbieter vergleichwettanbieter ohne oasiswettanbieter ohne lugascasinos not on gamstopcasino real moneyPadişahbetonline gambling real moneycasinos onlineanonymous casinossweepstakes casinoscasino real moneybest online casinosonline casinosonline casinosbest online casinosonline casinocasinos onlinenew online casinolist of sweepstakes casinosonline casinossocial casinosocial casinoz-libraryThe Pokies reviewRovbetjojobetjojobetnakitbahiscasibomcasibomholiganbetholiganbetgrandpashabetgrandpashabetHitbet bonusเว็บสล็อตmeritkingmatbetjojobetjojobetholiganbetholiganbetsuperbetinsuperbetin