Daerah

Transisi KONI Kubar Dipercepat, Ketua KONI Kaltim Minta Plt Segera Ditetapkan

POLITIKAL.ID –

Pengurus KONI Kutai Barat (Kubar) harus bergerak cepat setelah ketua umum mengundurkan diri. KONI Kalimantan Timur langsung menginstruksikan langkah konkret agar organisasi tetap berjalan tanpa gangguan.

KONI Kaltim Dorong Rapat Pleno Secepatnya

Ketua KONI Kaltim, Rusdiansyah Aras, meminta pengurus KONI Kubar segera menggelar rapat pleno. Pengurus harus menerima surat pengunduran diri dan langsung menetapkan pelaksana tugas (Plt) ketua umum.

Langkah ini memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di tubuh organisasi.

Pengurus Wajib Ikuti AD/ART

KONI Kaltim menegaskan pengurus Kubar harus mengikuti Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Peraturan Organisasi dalam setiap langkah.

Pengunduran diri Agus Herawan masuk kategori berhalangan tetap. Karena itu, pengurus harus menjalankan mekanisme organisasi secara tertib dan terstruktur.

Koordinasi Aktif dengan KONI Provinsi

Pengurus KONI Kubar harus aktif berkoordinasi dengan KONI Kaltim. Mereka perlu segera mengirimkan dokumen penting seperti surat pengunduran diri dan hasil rapat pleno.

Koordinasi ini membantu KONI provinsi mengawal proses transisi agar tetap sesuai aturan.

Persiapan Musorkab Harus Dipercepat

Pengurus tidak boleh menunda Musyawarah Olahraga Kabupaten (Musorkab). Mereka harus segera membentuk panitia dan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP).

Musorkab menjadi forum utama untuk memilih ketua umum definitif, sehingga seluruh tahapan harus berjalan cepat dan terarah.

Ketua Baru Lanjutkan Sisa Masa Jabatan

KONI Kaltim mengacu pada AD/ART KONI 2020 dalam menentukan masa jabatan. Ketua terpilih nantinya melanjutkan sisa masa bakti kepengurusan sebelumnya.

Aturan ini berlaku karena pengunduran diri terjadi sebelum masa jabatan melewati setengah periode.

Fokus Jaga Stabilitas dan Program Olahraga

Plt ketua umum harus menjaga stabilitas organisasi. Ia harus memastikan program tetap berjalan, termasuk pembinaan cabang olahraga dan administrasi keuangan.

Pengurus juga harus mencatat setiap tahapan secara resmi agar tidak memicu konflik di kemudian hari.

Dengan langkah cepat dan disiplin, KONI Kubar bisa menjaga kesinambungan pembinaan olahraga dan mempertahankan kepercayaan publik.

(Redaksi)

Show More

Related Articles

Back to top button