Aplikasi Sani Mendengar Catat 145 Aspirasi Warga Samarinda Ulu
POLITIKAL.ID – Anggota DPRD Kota Samarinda, Dr. Sani Bin Husain, memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pelayanan kepada masyarakat. Melalui aplikasi Sani Mendengar, warga dapat menyampaikan keluhan dan mengusulkan kebutuhan pembangunan tanpa harus bertemu langsung dengan wakil rakyat.
Hingga Minggu (18/10/2026), aplikasi tersebut mencatat 145 usulan masyarakat. Sebanyak 125 usulan telah dinyatakan selesai, sedangkan 20 lainnya masih menjalani proses penanganan.
Sani mengembangkan layanan ini untuk membuka ruang komunikasi yang lebih mudah antara masyarakat dan dirinya sebagai anggota legislatif. Ia ingin warga memiliki akses untuk menyampaikan persoalan sehari-hari sekaligus mengetahui perkembangan tindak lanjutnya.
“Kami ingin komunikasi dengan masyarakat tetap terbuka. Warga harus punya saluran yang mudah untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan di lingkungannya,” ujar Sani.
Warga Bisa Laporkan Masalah Lewat Ponsel
Sani Mendengar menampung beragam laporan, mulai dari jalan rusak, gangguan distribusi air bersih, hingga persoalan harga kebutuhan pokok. Masyarakat juga dapat mengirimkan usulan pembangunan yang dinilai penting bagi lingkungan mereka.
Pengguna bisa melengkapi laporan dengan keterangan tertulis, foto, dan titik lokasi. Fitur tersebut membantu tim pengelola memahami persoalan yang dilaporkan serta menentukan langkah penanganan berikutnya.
“Warga tidak perlu selalu datang langsung untuk menyampaikan aspirasi. Mereka bisa mengirimkan laporan melalui ponsel, kapan pun diperlukan,” kata Sani.
Masyarakat dapat mengunduh aplikasi Sani Mendengar secara gratis melalui Google Play Store. Setelah laporan masuk, tim khusus akan memeriksa informasi tersebut dan meneruskannya kepada instansi yang memiliki kewenangan untuk menangani persoalan terkait.
Aplikasi ini juga menyediakan fitur pemantauan status laporan. Dengan fasilitas tersebut, warga dapat melihat perkembangan penanganan atas aspirasi yang telah mereka sampaikan.
Mayoritas Usulan Sudah Mendapat Tindak Lanjut
Data pada dasbor Sani Mendengar memperlihatkan 125 dari total 145 usulan telah selesai. Sementara itu, 20 usulan masih berada dalam tahap pengerjaan atau penanganan.
Capaian tersebut memberikan gambaran mengenai tindak lanjut laporan yang masuk melalui aplikasi. Meski demikian, penyelesaian setiap usulan tetap bergantung pada karakter persoalan dan koordinasi dengan instansi terkait.
Sani juga berencana meningkatkan layanan melalui penambahan notifikasi balasan otomatis. Fitur ini diharapkan membuat komunikasi dengan pengguna menjadi lebih praktis, terutama ketika warga ingin mengetahui perkembangan laporan mereka.
“Ke depan, kami ingin masyarakat lebih mudah memperoleh informasi tentang laporan yang sudah disampaikan, sehingga proses tindak lanjutnya dapat dipantau dengan lebih baik,” ujar Sani.
Perbaikan Infrastruktur Mendapat Apresiasi
Selain membuka saluran pengaduan, aspirasi masyarakat juga berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar. Perbaikan jalan menjadi salah satu persoalan yang mendapat perhatian warga di lingkungan mereka.
Alhimni Rusdy, salah seorang warga, mengapresiasi kondisi jalan yang menurutnya kini lebih baik dan nyaman digunakan.
“Sekarang kondisi jalan sudah lebih baik dan nyaman dilalui. Kami berharap perhatian terhadap kebutuhan masyarakat seperti ini terus berlanjut,” ujar Alhimni.
Ia juga menyampaikan penghargaan atas upaya yang mendorong perbaikan tersebut.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan perjuangan untuk memperbaiki fasilitas yang dibutuhkan warga,” katanya.
Melalui Sani Mendengar, masyarakat diharapkan semakin mudah menyampaikan persoalan dan mengusulkan program pembangunan. Keberhasilan layanan ini selanjutnya bergantung pada konsistensi penanganan laporan, keterbukaan informasi, serta koordinasi dengan instansi yang bertanggung jawab.
(Redaksi)
