Rupiah Menguat ke Rp17.740, Destry Damayanti Diusulkan Jadi Gubernur BI
POLITIKAL.ID – Pasar menyambut positif kepastian calon Gubernur Bank Indonesia (BI). Sentimen tersebut ikut mendorong rupiah menguat tajam hingga menembus level Rp17.740 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (10/8/2026).
Merujuk data Refinitiv, rupiah pada pukul 13.33 WIB menguat 0,81% ke level Rp17.740/US$. Posisi tersebut menguat 60 poin dari level pembukaan yang berada di Rp17.800/US$.
Pada awal perdagangan, rupiah sudah menguat 0,48%. Penguatan kemudian semakin tajam hingga siang hari.
Rupiah Lanjutkan Tren Penguatan
Kinerja rupiah pada awal pekan ini melanjutkan tren positif yang berlangsung pada tiga perdagangan terakhir pekan sebelumnya.
Pada Jumat (7/8/2026), rupiah mengakhiri perdagangan di level Rp17.885/US$. Saat itu, rupiah menguat 0,14%.
Dengan posisi Rp17.740/US$ pada Senin siang, rupiah telah menguat 145 poin dari penutupan perdagangan Jumat.
Pergerakan tersebut menunjukkan penguatan rupiah yang cukup signifikan dalam beberapa hari perdagangan terakhir.
Kepastian Calon Gubernur BI Jadi Sentimen Positif
Penguatan rupiah semakin terlihat setelah Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan keputusan Presiden terkait calon Gubernur BI.
Prasetyo mengatakan Presiden telah mengirimkan surat mengenai calon Gubernur BI kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Surat tersebut hanya memuat satu nama, yakni Destry Damayanti.
“Namanya tunggal, satu nama Bu Destry Damayanti,” kata Prasetyo kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
Kepastian tersebut menjadi sentimen positif bagi pasar. Investor kini mendapat gambaran lebih jelas mengenai proses transisi kepemimpinan di bank sentral.
Destry Damayanti Jadi Calon Gubernur BI
Destry Damayanti saat ini menjalankan tugas sebagai Pejabat Sementara Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Pemerintah kemudian mengajukan nama Destry sebagai calon tunggal Gubernur BI kepada DPR.
Kepastian calon tersebut membantu mengurangi ketidakpastian pasar mengenai arah kepemimpinan bank sentral.
Sentimen itu turut muncul di tengah penguatan rupiah terhadap dolar AS pada awal pekan.
Pelaku pasar kini menunggu proses pembahasan dan keputusan DPR terkait pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur BI.
Penguatan Rupiah Masih Jadi Perhatian Pasar
Penguatan rupiah menjadi perhatian karena mata uang Garuda sebelumnya berada di bawah tekanan terhadap dolar AS.
Pada perdagangan Senin, rupiah justru bergerak positif sejak pembukaan. Penguatan kemudian bertambah hingga 0,81% pada pukul 13.33 WIB.
Pergerakan rupiah selanjutnya masih akan dipengaruhi oleh sentimen global dan perkembangan kebijakan ekonomi dalam negeri.
Selain itu, pasar juga akan mencermati proses pergantian kepemimpinan di Bank Indonesia setelah pemerintah mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI.
(Redaksi)




