Samarinda Dinobatkan Sebagai Kota Ketiga Termaju di Luar Pulau Jawa Versi BRIN

POLITIKAL.ID – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) merilis hasil Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025 yang menempatkan Kota Samarinda dalam jajaran elite nasional. Ibu Kota Provinsi Kalimantan Timur ini resmi menyandang predikat sebagai Kota Ketiga Termaju di luar Pulau Jawa dengan perolehan skor sebesar 4,32 poin.
Dalam laporan resmi pada Minggu (12/4/2026), BRIN menunjukkan bahwa Samarinda bersaing ketat dengan kota-kota besar lainnya. Banjarmasin memimpin di posisi pertama dengan skor 4,35, diikuti oleh Medan di posisi kedua dengan skor yang identik dengan Samarinda, yakni 4,32 poin.
Capaian Skor Indeks Daya Saing Daerah 2025
Pencapaian Samarinda sebagai Kota Ketiga Termaju mencatatkan tren positif karena berhasil melampaui performa beberapa kota utama di Indonesia. Berdasarkan data IDSD 2025, Samarinda mengungguli Kota Mataram yang meraih skor 4,26, Padang dengan 4,25, hingga Denpasar yang berada di angka 4,23 poin.
Pihak BRIN melalui rilis persnya menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari pengukuran yang objektif. “Keberhasilan ini mencerminkan tingkat produktivitas daerah yang tinggi serta kemampuan pemerintah daerah dalam mengelola potensi wilayahnya secara efektif,” tulis analisis BRIN dalam keterangan resminya.
Pemerintah Kota Samarinda mampu mengoptimalkan berbagai sektor pembangunan sehingga mendapatkan pengakuan di level nasional. BRIN mengharapkan prestasi ini memacu semangat pembangunan agar Samarinda terus berkembang menjadi pusat ekonomi dan inovasi yang unggul, terlebih perannya kini semakin krusial sebagai kota penyangga utama Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dua Belas Pilar Penentu Kota Ketiga Termaju
Penetapan status Kota Ketiga Termaju ini merujuk pada 12 pilar utama yang menjadi kerangka pengukuran IDSD. Pilar-pilar tersebut meliputi aspek institusi, infrastruktur, kesehatan, hingga adopsi teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Selain itu, BRIN juga mengevaluasi stabilitas ekonomi makro, keterampilan, pasar tenaga kerja, serta sistem keuangan di daerah tersebut.
Kombinasi dari dinamisme bisnis dan kapabilitas inovasi menjadi faktor kunci yang mendongkrak skor Kota Tepian. Pengukuran komprehensif ini memberikan sinyal positif bagi iklim investasi di Kalimantan Timur. Dengan infrastruktur dan sistem pasar yang semakin mapan, Samarinda memiliki daya tarik kuat bagi para investor nasional maupun internasional.
Daftar Sepuluh Besar Kota Maju di Luar Jawa
Berikut merupakan daftar 10 besar kota dengan indeks daya saing tertinggi di luar Pulau Jawa menurut data IDSD 2025:
Banjarmasin (4,35)
Medan (4,32)
Kota Samarinda (4,32)
Mataram (4,26)
Padang (4,25)
Pekanbaru (4,24)
Gorontalo (4,24)
Palembang (4,23)
Denpasar (4,23)
Manado (4,23)
Data ini menunjukkan bahwa sebaran kota maju di Indonesia mulai merata ke berbagai pulau. Keberadaan Samarinda di urutan tiga besar mempertegas posisi Kalimantan Timur sebagai motor penggerak ekonomi baru di Indonesia bagian tengah dan timur. Pemerintah daerah kini memikul tanggung jawab untuk mempertahankan serta meningkatkan performa pilar-pilar daya saing tersebut pada tahun-tahun mendatang.
(Redaksi)
